jump to navigation

Kreatifitas Orang Indonesia salah penyaluran May 12, 2006

Posted by Imam Much Ibnu Subroto in Pengalaman harian.
trackback

Saya melihat banyak orang indonesia punya potensi yang besar, yaitu kreatifitas. Sayangnya kreatifitas sebagian orang indonesia belum tersalurkan dengan baik. Contohnya hari ini, saya barusan dapat kabar dari temenku di UNISSULA namanya Muhammad Qomaruddin, dia memberi kabar bahwa barusan ada cerita kehilangan di kantor jurusan teknik informatika UNISSULA. Mau tahu ceritanya?

Hari Jum’at adalah hari yang sangat baik bagi ummat muslim sehingga hari Jumat dikatakan sebagai hari rayanya semua hari dalam seminggu. Setiap jumat ummat Islam laki-laki diwajibkan mengikuti jama’ah shalat jumat di masjid jami’. UNISSULA salah satu universitas islam di Indonesia mempunyai masjid yang cukup besar, sehingga mampu menampung semua mahasiswa, dosen, karyawan dan warga disekitar kampus (jalan kaligawe).

Seperti biasa hari ini Jumat tanggal 12 May 2006 masjid Sultan Agung UNISSULA menyelenggarakan shalat jumat (disebut juga jumatan oleh orang jawa), tetapi ada kejadian yang tidak biasa di jurusan informatika UNISSULA, yaitu berita duka. Siang itu seperti biasa para dosen di ruangan informatika membuka laptop di meja kerjanya masing-masing dan berselancar di dunia “cyber” internet dengan fasiltas hotspot yang ada. Karena asyiknya tiba-tiba waktu sudah mendekati waktu Jumatan, maka mereka langsung mengambil air wudhlu dan langsung berangkat ke masjid. Tetapi ada yang nggak biasa yaitu mereka tetap meninggalkan laptop di meja masing-masing, selanjutnya bisa ditebak apa yang akan terjadi.

Ada 4 laptop di ruang informatika yang ditinggal di meja-meja dosen, selain itu juga ada scanner dan printer laser. Hari ini memang temen-temen kurang hati-hati, biasanya kalau mereka ke masjid masih ada yang tinggal di kantor yaitu dosen wanita. Tetapi hari ini dosen wanita yang biasanya yaitu ibu Suryani Alifah nggak bisa ke kampus. So ruangan ditinggal dalam keadaan sepi dengan beberapa laptop didalamnya. Kelihatannya ngga ada firasat apa-apa ketika teman-teman berada di masjid, semuanya shalat dengan khusuk (mudah-mudahan).

Kembali ke ruanga n informatika, langsung dibuat terkejut. 4 laptop bisa menjadi 2 laptop. Ini bukan sulap, tapi hasil kreatifitas seseorang atau sekelompok orang. 2 laptop hilang, yang satu milik kawanku Gora dan satunya lagi milik institusi FTI Unissula. Harus diakui pencurinya memang kreatif, saya melihat mereka ahli strategi yaitu sabar dan menunggu kesempatan yang tepat untuk beraksi. Cara mengambilnya pun pasti dengan perhitungan yang cermat. Kita bisa lihat dari 4 laptop di meja, mengapa hanya 2 yang diambil? Bukan kah 4 lebih banyak untung? Apa karena pencurinya hanya seorang sehingga hanya bisa memegang dengan 2 tangan saja. Ternyata pencurinya tidak serakah, dia cukup mengambil 2 tetapi aman baginya, daripada mengambil 4 tapi mudah ketahuan mendingan sedikit tetapi aman. Dan saya salut juga dengan pencuri yang mempunyai wawasan luas dan mengikuti perkembangan jaman. Dari 4 laptop hanya 2 yang mempunyai merk terkenal yaitu Toshiba dan IBM. Berarti pencurinya memang berwawasan.

Bagi kita yang beragama Islam pasti faham bahwa usaha, sabar, tidak serakah, penuh perhitungan, berwawasan (punya ilmu) adalah sebagian ciri-ciri orang yang bertaqwa. Tetapi kalau perbuatan itu tidak dilandasi dengan iman tetapi digunakan untuk hal negatif yaitu mencuri menjadi sebaliknya. Seharusnya pencuri tadi bisa masuk surga dengan level yang cukup tinggi jika dia beriman dan memanfaatkan potensi tersebut dengan baik. Sayangnya dia salah menyalurkan bakat kreatifitasnya. Kalau menurut perhitungan kasat mata menurutku dia akan masuk neraka. Dia tidak bersyukur atas kelebihan yang dimilikinya. Tetapi Allah bisa berkehendak lain, dengan sifat rahman dan rahimnya saya berharap pencuri tersebut mendapat hidayah dan bisa mengoptimalkan dan memanfaatkan kemampuannya untu kemaslahatan ummat manusia. Amien.

Mungkin ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini. Saya yakin pembaca tahu semua, thanks….

Buat mas Gora semoga diberi kesabaran dan keikhlasan. Insya Allah, Allah akan memberikan ganti yang lebih baik. Tetap semangat kawan….

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

Comments

Sorry comments are closed for this entry