jump to navigation

Pesawat ke Yogyakarta Full May 27, 2006

Posted by Imam Much Ibnu Subroto in Pengalaman harian.
trackback

Sejak berita gempa bumi kemarin Sabtu 27 Mei 2006 di kota Yogyakarta , yaitu tempat tinggal semua keluarga/saudaraku benar-benar membuat saya panik. Komunikasi yang kurang lancar serta sulitnya mencari tiket pesawat ke Indonesia terpaksa membuatku kecewa berat karena tidak bisa kembali ke yogyakarta secepatnya. Saya tidak mengira bahwa gempa tersebut menelan korban lebih dari 3.000 korban tewas. Salah seorang keluargaku ‘Annisa Dian Rahmawati’ adalah termasuk salah satu korban meninggal. Cobaan berat bagi keluarga ku……. terutama kakak kandungku ‘Wiwiet Evawani Allysa Rochani’ sebagai ibu kandung Nisa (8 tahun). Ya Allah berillah ketabahan, kesabaran dan keikhlasan keluargaku …… Semoga Nisa diterima di sisi Allah dan mendapatkan tempat di surga. Amien
Saya masih cemas karena tidak bisa segera ke kota dimana aku dibesarkan tersebut, karena aku belum tahu pasti kondisi anggota kelurgaku yang lain. Saya masih di Malaysia saat ini dan masih berusaha untuk mendapatkan tiket pulang, mudah-mudahan segera mendapatkan tiket. Memang bencana datang tidak bisa diperkirakan dan tidak pandang waktu, di Malaysia sekarang sedang cuti sekolah sehingga semua jalur transportasi sangat padat, sehingga menyulitkanku untuk mendaptkan tiket, belum lagi dampak cuti tersebut harga tiket pesawat melambung sampai 3 kali lipat.

Gempa bumi adalah pengalaman berharga dan peringatan Allah. Sudahkah kita faham peringatan apa yang hendak Alah sampaikan kepada ummat manusia….

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

Comments

Sorry comments are closed for this entry